Kamis, 02 Januari 2014

Penegak Disiplin

Dalam dialektika pertumbuhan dalam kehidupan ada banyak frase-frase yang saling berkorelasi yang sistematis.
Dalam hubungan tersebut sudah di terangkan dalam firman allah.

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.
Dalam dalil tersebut sudah mengaplikasikan sebuah sistem dimana manusia sesungguhnya saling berkorelasi, namun dalam korelasi tersebut masih belum ada kejelasan tentang sebuah kesejatian sebuah karakter manusia yang saling bercampur aduk menjadi satu. Sinergitas dari sebuah karakter manusia kini merupakan hal yang langka. Hal ini dikarenakan sinergitas keduanya mempunyai pertumbuhan psikis yang berbeda, dimana perbedaan tersebut acapkali menimbulkan gesekan.

 Hal yang paling mendasar dalam tanggungjawab seorang muslim yakni terlibat dalam dalam permusuhan dua belah pihak, namun posisinya tak mengarah pada kanan atau kiri. Namun pada Tuhan, dengan sebuah perantara hukum yang telah ditetapkan, baik Hukum Agamis namun Hukum Positif.

0 komentar:

Posting Komentar